Penjambretan Jalan Kalianak Berhasil Di Lumpuhkan Timah Panas

0
182

Surabaya, opsinasional.com – Pelaku penjambretan di Jalan Kalianak depan No 67 Surabaya berhasil di lumpuhkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pelaku tersebut berinisial (AK) dan temannya (AR) berusia 22 tahun warga Tanjung Sari pelaku penjambretan yang berujung korban meninggal dunia berhasil di lumpuhkan timah panas kedua kakinya oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Gaya pelaku tersebut adalah dengan memposting dirinya sebagai kapten 365 di media sosial seolah – olah menakutkan dan tidak sadar postingan tersebut telah di ketahui team jatanras dan segera melakukan pengejaran. Sempat mendapatkan kesulitan karena tempat tinggal yang tidak tetap, dan dengan kerja keras pihak kepolisian di bantu masyarakat akhirnya pelaku berhasil di amankan.

Dalam melakukan aksinya tersangka (AR) berperan sebagai joki saat melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan cara memepet korban yang kondisi masih melaju di atas kendaraan. Sedangkan (AK) berperan menarik barang yang menjadi sasaran pelaku yaitu tas, dompet, kalung secara paksa sehingga korban terjatuh. Target sasaran sebagian besar perempuan, selain melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Jalan Kalianak 67 dari pengakuan tersangka saat konfrensi pers 29 Juli 2019 di halaman Polres tersangka sudah melakukan 14 kali penjambretan. Untuk melancarkan aksinya biasanya bandit jalanan ini beraksi sekitar pukul 06.10 WIB karena kondisi masih dalam keadaan sepi.

Dari pengakuan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti satu set kempol sepeda motor satria fu warna biru, satu buah helm merk milan warna merah, satu buah baju lengan panjang warna putih, satu buah topi warna hitam ,satu buah hp nokia warna hitam, satu buah hp merk samsung warna putih, satu buah hp strawbery warna hitam beserta satu key pin bca, bni dan satu merk fladeo warna coklat.

“Pelaku juga menjual sepeda motor satria yang sudah di jual oleh temannya berinisial (B) untuk menghilangkan jejak kejahatannya dan kini masih dalam pengembangan Polres Pelabuhan Perak. Dari pelaku 2 orang ┬ásudah di tetapkan sebagai DPO,” ujar AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Guna mempertanggungjawabkan kejahatannya tersangka di ancam hukuman pasal 365 ayat 4 KUHP pencurian dengan kekerasan mengakibatkan luka berat atau meninggal dunia di ancam dengan pidana mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu selama 20 tahun penjara. (Irfan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here